Posts Tagged ‘metabolisme’

Etanol

Etanol (C2H5OH) adalah molekul kecil yang larut dalam air yang diabsorpsi dengan cepat dari saluran pencernaan (gastrointestinal). Setelah mengkonsumsi alkohol dalam keadaan puasa, maka kadar puncak alkohol di dalam darah dicapai dalam waktu 30 menit. Adanya makanan di dalam usus akan memperlambat absorbsinya dengan memperlambat pengosongan lambung. Distribusi berjalan cepat, dengan kadar obat dalam jaringan mendekati kadar di dalam darah (Katzung, 1997). Volume distribusi dari etanol mendekati volume cairan tubuh total (0,5-0,7 L/kg). Pada dosis oral ekuivalen dari alkohol, kaum wanita mempunyai konsentrasi puncak lebih tinggi dibandingkan kaum pria, sebagian disebabkan karena wanita mempunyai kandungan cairan tubuh total lebih rendah. Lebih dari 90% alkohol yang digunakan dioksidasi di dalam hati, sebagian besar sisanya dikeluarkan lewat paru-paru dan urin (Masters, 2002).

Read More
Posted On: April 13th, 2009
Posted In: Biokimia
Comments: No Responses

Hepatotoksisitas Obat

1. Metabolisme Obat

Sebagian besar obat bersifat lipofilik sehingga membuat mereka mampu menembus membran sel intestinal. Obat kemudian diubah lebih hidrofilik melalui proses-proses biokimiawi di dalam hepatosit, menghasilkan produk-produk larut air yang diekskresi ke dalam urin atau empedu. Biotransformasi hepatik ini melibatkan jalur oksidatif utamanya melalui sistem enzim sitokrom P-450.

Read More
Posted On: March 21st, 2009
Posted In: Ilmu Penyakit Dalam
Comments: 2 Responses